Rabu, 03 Juli 2013

Sahabatku Mencintainya (Chapter 1) Author by ElsaFe

Prissy dan Maura, mereka adalah dua orang sahabat yang memiliki karakter sangat berbeda. Prissy yang memiliki gaya santai dan cuek di kesehariannya, hmm agak sedikit tomboy. Sedangkan Maura yang feminin dan sangat lembut. Walaupun karakter mereka sangat berbeda, tapi mereka tak ragu  untuk menyebut hubungan mereka itu sebagai persahabatan. Tapi, disetiap persahabatan pasti akan ada yang namanya cobaan, cobaan itu datang untuk menguji seberapa kuat ikatan persahabatan mereka, semuanya tergantung pada diri masing masing, jika tetap mempertahankan ego, tentu saja besar kemungkinan persahabatan itu akan hancur, tapi dalam cerita ini, persahabatan Prissy dan Maura yang bahkan tinggal di ujung tanduk tetap bisa bertahan. Apakah masalah yang membuat persahabatan mereka hampir tak ada harapan lagi??

Yap, kita mulai chapter 1………


Prissy dan Maura baru saja menduduki bangku SMA, yap mereka berada di bangku sekolah yang sama lagi, SMA PURNA BANGSA nama sekolah mereka. Meraka sangat senang mengetahui bahwa nama mereka sama - sama berada dalam daftar siswa baru di SMA tersebut.
Hari berikutnya, mereka mulai mengikuti kegiatan MOPDB (Masa Orientasi Peserta Didik Baru).
Saat itu pandangan Maura tertuju pada satu arah, yaitu arah selatan dimana tepat tempat sang ketua Osis berdiri, Maura diam tak berucap sepatah kata pun, Prissy yang mengetahui sahabatnya sedang melamunpun kemudian mengagetkannya, saat itu Maura langsung mengalihkan pandangan dan dengan tak sengaja menjatuhkan buku dan kotak pensil yang dibawanya.
‘Kenapa sih lo? Pagi pagi ngelamun ajee, kesambet baru tau rasa lo’ ucap Prissy dengan nada bicara seakan meledek
‘engg.. engga engga kepo dehh’ jawab Maura dengan cara bicaranya yang lembut
‘yeee kepo itu tanda care kali ra’ ucap Prissy
‘Iya iya udah ya nanti gue pasti certain, tapi jangan sekarang, udah yuk gabung sama yang lain’ jawab Maura kembali
Maura pun menggandeng Prissy dan membawanya pergi dari tempat sebelumnya menuju lapangan tempat peserta didik baru berkumpul.
Singkat cerita bel istirahatpun tiba, peserta didik baru diperbolehkan untuk makan dikantin. Sama seperti peserta didik baru yang lain, Maura dan Prissy pun berusaha untuk tak canggung dengan suasana kantin baru sekolah mereka. Setelah membeli makanan merekapun duduk di meja makan kantin yang disediakan.
‘Ra, ayodong certain yang tadiii’ ucap Prissy menagih perkataan Maura sebelumnya

‘Ceritain apaa?’ jawab Maura yang sedang asik menuangkan sambal ke mangkuk baksonya 


Wanna next? Just comment:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar